Satu diantara program favorit di PPIT Imam Syafi’i ialah Tahfidz Al-Qur’an, yakni evaluasi yang mengutamakan pada hafalan dan pengetahuan kandungan Al-Qur’an. Program ini bukan hanya mempunyai tujuan cetak penghafal Al-Qur’an, tapi juga membuat watak santri yang disiplin, sabar, dan bertanggungjawab.

Memberikan Keterdisiplinan Lewat Hafalan

Proses mengingat Al-Qur’an memerlukan keterdisiplinan tinggi. Santri dilatih untuk menjaga waktu, atur agenda, dan konsisten dalam muraja’ah (mengulangi hafalan). Rutinitas ini tumbuhkan tanggung-jawab individu dan kesabaran dalam hadapi tiap rintangan belajar.

Membuat Adab Qur’ani

Tiap ayat yang dihafal tidak cuma dikenang dengan lisan, tapi juga dimasukkan dalam sikap setiap hari. Guru tahfidz selalu mengingati santri untuk jadikan Al-Qur’an sebagai pandangan hidup. Dengan ini, beberapa nilai kejujuran, kesabaran, dan kasih-sayang tumbuh alami pada diri santri.

Tingkatkan Fokus dan Prestasi Akademis

Aktivitas tahfidz berpengaruh positif pada kekuatan akademis. Santri yang teratur berhubungan dengan Al-Qur’an mempunyai fokus yang lebih bagus dan ingatan yang tajam. Hasilnya, mereka bisa berprestasi bukan hanya pada sektor agama, tapi juga dalam pelajaran umum seperti matematika, sains, dan bahasa.

Mempersiapkan Angkatan Qur’ani

Lewat program tahfidz, PPIT Imam Syafi’i berkemauan melahirkan angkatan Qur’ani yang sanggup menjadi anutan di tengah-tengah warga. Santri dididik untuk bukan hanya membaca dan mengingat, tapi juga pahami dan mempraktikkan isi Al-Qur’an di kehidupan riil.